TERIMA KASIH PESONA KASIH


Pohon kehidupan itu kembali membunga,
menjamu setiap pencinta yang rindu jati dirinya
Tanah yang kering berdebu membasah lembab,
menebar khas aroma berpengharapan
Mendung kelam hitam tak lagi meresah hilang di hembus angin,
membuka mata nurani bahwa ku sangat mempesonaimu


Kasih sayangku ada dimana-mana, menyebar ke seluruh penjuru
Namun pesonaku hanya satu
Menelusup indah di hamparanmu jiwamu
Menyungging rasa di tulus senyummu
Dan berdiam mesra di keanggunan santun dirimu

Sesaat diam itu menghampiri
Bermenung sepi, demi membayang jasadmu wahai sang dewi malam
Menempuhmu dibentangan sayap-sayapmu
Lalu tetes air matapun bersaksi
bahwaku selalu berterima kasih atas pesona kasihmu

Karena bukan nafsu aku bicara,
bukan karena keterpaksaan hati aku ada di sini,
bahkan bukan pula karena perempuan yg pantas aku cintai,
Tapi ini semata ku jalani karena tepian garis Illahi
Pun ketika kupicingkan mata yang tampak adalah mutiara surgawi
Maka akan aku biarkan pesonamu berkilauan menerpa hangat kalbu ini

Do Not Miss It Posting Like This. Please Subscribe:



Related Articles: